5 Manfaat Jahe untuk Kesehatan dan Gula Darah

manfaat jahe masuk angin

Minum hangat di malam hari sangat nikmat jika ditemani jahe hangat. Tanaman rempah yang berasal dari asia tenggara. Penjajah zaman dahulu menjadikan jahe sebagai komoditi yang nilainya seperti emas. Sulit didapatkan di negara eropa namun sangat dibutuhkan untuk pengobatan dan penghangat ketika musim dingin tiba. Berbagai olahan minuman dan obat yang tersedia saat ini, menjadikan jahe tetap menjadi primadona. 

Manfaat dari jahe sebenarnya tidak jauh berbeda dengan kunyit. Hanya saja , biasanya jahe digunakan untuk minuman sedangkan kunyit untuk pewarna makanan alami. Penjual minuman jahe hangat pun saat ini sangat mudah ditemukan saat malam hari. Ada beberapa yang malah menjual minuman jahe merah. Jahe merah memiliki rasa yang lebih pahit dan pedas.Beberapa hal manfaat yang kamu harus tau dari jahe diantaranya :

Obat untuk masuk angin

Jahe sangat sering digunakan sebagai obat masuk angin. Hal ini disebabkan adanya kandungan carminative pada jahe yang berguna untuk mengeluarkan gas pada saluran pencernaan kita. Obat obat masuk angin yang punya merek terkenal seperti tolak angin dan antangin menggunakan jahe.

Mengurangi nyeri saat menstruasi

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, manfaat jahe dan kunyit tidak jauh berbeda. Terutama membantu perempuan untuk mengurangi rasa nyeri pada saat masa menstruasi. 

Bagus untuk menurunkan berat badan

Minum jahe akan membuatkan kita merasa kenyang terus . Dan juga membantu memperlancar metabolisme tubuh.

Mengurasi rasa mual dan mabuk

Aroma dan rasa dari jahe juga membantu untuk menghangatkan badan sehingga mengurangi rasa mual dan mabuk. Minum jahe juga sangat baik untuk mengurangi rasa mabuk saat perjalanan.

Menjaga kadar gula dalam darah

Efek kenyang lebih dalam dan memperlancar metabolisme sangat baik untuk kamu yang menderita diabetes type 2. Minum jahe sekalipun dilakukan dengan rutin juga perlu dikendalikan, jangan terlalu berlebihan. Minum jahe secara berlebihan akan perut menjadi panas dan bahkan terkena diare. Salah satu daerah penghasil jahe adalah kabupaten lebak, Banten. Disana kebanyakan adalah petani badui. Dan yang dihasilkan adalah jahe merah. Harga jahe merah saat ini berkisar Rp 20000 sampai dengan Rp 30000 per kilogram.

Jahe merah yang dijual kepada penampung akan diteruskan ke industri minuman, makanan dan obat-obatan.  Tingginya harga jahe merah dikarenakan permintaan yang tinggi, terutama di Jakarta dan Tangerang. Petani baduy mengelola lahan pertaniannya dengan cara organik. Penggunaan pupuk dan pestisida dengan cara yang alami. Jahe gajah merupakan komoditas ekspor yang sangat diminati. Terutama di Eropa. Negara Belanda menjadi pengepul Jahe yang kemudian dijual lagi ke beberapa negara di Eropa. Berbeda dengan jahe merah dan jahe emprit. Kedua jenis jahe ini yang banyak peminatnya justru dari dalam negeri.

Kamu juga bisa mencari beberapa penelitian tentang jahe pada url berikut

Manfaat Kunyit dari Masakan hingga Kanker

Kunyit untuk obat kanker

Kunyit, bahan dapur yang menjadikan makanan berwarna kuning ini sulit sekali dibedakan dengan jahe. Apalagi untuk mereka yang jarang sekali pergi ke dapur. Cara paling mudah untuk membedakannya adalah warna kuning yang nyata dibandingkan dengan jahe yang cenderung putih. Nasi kuning yang lezat pun menggunakan kunyit sebagai pewarna. Sebelum adanya pewarna buatan pabrik, warna kuning pada bahan tekstil menggunakan kunyit.

Curcumin dan Kanker pada Kunyit

Menurut penelitian, kunyit banyak mengandung curcumin. Dalam sesendok teh kunyit terdapat 200 mg curcumin. Apa itu curcumin? Curcumin adalah formula yang berguna untuk mengobati dan menganggu peerkembangan sel sel kanker. Bahkan curcumin juga bisa menyebabkan sel kanker menjadi mati. Selain itu juga curcumin mencegah terbentuknya pembuluh darah baru yang ada pada tumor. Atau biasa disebut angiogenesis. Curcumin juga bersifat metastasis. Metastasis adalah proses penyebaran kanker pada tubuh.

Selain curcumin, kunyit juga mengandung minyak atsiri.  Kandungan minyak atsiri pada kunyit adalah 2.5% sampai dengan 6%. Minyak atsiri ini digunakan sebagai aromaterapi dan membantu masalah pada pencernaan.

minyak atsiri untuk wajah dan kulit

Dalam penelitiannya, dinas pendidikan Indonesia menyatakan bahwa kunyit juga bisa digunakan sebagai obat tradisional. Obat tradisional salah satunya yaitu jamu. Jamu tersebut bisa dalam bentuk serbuk , pil maupun dalam bentuk lainnya. Kunyit juga umum digunakan untuk menghilangkan rasa nyeri pada saat menstrusasi. Olahan kunyit yang digunakan biasanya juga dalam bentuk jamu. Saat ini sudah banyak dipasaran jamu kunyit untuk berbagai pengobatan tersebut. Resiko kesehatan dengan menggunakan obat herbal ini jauh lebih aman jika dibandingkan harus menggunakan obat kimia.

Manfaat kesehatan lainnya dari kunyit adalah sebagai antitumor, antikanker dan antioksidan. Obat obatan yang diolah dari kunyit memang memanfaatkan kandungan curcuminnya. Masalah kulit seperti gatal-gatal dan ruam juga mengandalkan kandungan tersebut untuk penyembuhan. Siapa sangka juga kunyit memilii khasiat untuk masalah pada lambung termasuk sakit maag.

Permasalahan sendi yang sering ditemui pun juga dapat dibantu dengan kunyit. Kehebatan kunyit bisa disamaratakan dengan obat ibuprofen yang sering digunakan untuk menyembuhkan masalah persendian. 

Penggunaan kunyit pada makanan banyak digunakan di luar Indonesia. Contonya saja negara India. Warna kuning pada kari di India berasal dari kunyit. Sudah lama sekali kunyit dianggap sebagai tanaman rempah-rempah di negara tersebut.

Penggunaan kunyit dalam dosis yang tinggi juga tidak baik walaupun belum ditemui laporan serius terkait dengan ini. Namun, penggunaan yang berlebihan berakibat alergi pada kulit. Penggunaan kunyit sebagai obat alternatif perlu dibicarakan dengan dokter kamu. Kunyit yang berlebih juga tidak baik untuk saluran pencernaan.

Saya tampilkan beberapa penampakan dari kunyit yang diolah menjadi jamu : 

Jika kamu tertarik dengan penelitian kunyit, kamu juga bisa membaca referensi berikut.