10 Manfaat Daun Bidara yang Bagus untuk Kesehatan

Manfaat Daun Bidara dan Cara Menggunakannya

Pohon widara atau bidara adalah pohon yang menghasilkan buah bidara. Tanaman ini biasanya tumbuh di daerah yang kering. Selain buahnya, manfaat daun bidara pun sudah cukup dikenal luas. Nah, pada artikel kali ini, kami akan mengulas apa saja manfaat-manfaatnya. Setidaknya ada 10 macam manfaat yang akan kami rangkum berikut ini.

Dapat Mengatasi Gangguan Tidur

Pernah kesulitan tidur di malam hari? Cobalah atasi dengan daun bidara. Cara menggunakannya sangat mudah. Yaitu dibuat menjadi seduhan dan mengonsumsinya layaknya kita meminum teh. Teh daun bidara memiliki kandungan yang dipercaya bisa menenangkan, yaitu kandungan saponin. Sehingga, kualitas tidur menjadi lebih baik.

Bermanfaat untuk Sistem Pencernaan

Baik buah maupun daun bidara, ternyata keduanya baik untuk sistem pencernaan. Cara menggunakannya sangat mudah. Anda bisa memakan buahnya, atau mengonsumsi rebusan daunnya. Lakukan secara rutin untuk hasil terbaik.

Dipercaya Dapat Menjaga Kesehatan Jantung

Daun bidara sangat baik untuk kesehatan. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung, atau membuatnya menjadi jus untuk kesehatan jantung. Penyakit jantung sendiri memiliki banyak jenis dan penyebabnya. Selain mengonsumsi daun bidara, jagalah pola hidup agar tetap seimbang demi kesehatan jantung Anda.

Menurunkan Risiko Penyakit Diabetes

Daun bidara bisa digunakan untuk menurunkan risiko diabetes. Caranya adalah dengan meminum rebusannya. Selain itu, cegahlah diabetes dengan cara mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat. Dengan demikian, diabetes Anda bisa teratasi secara optimal.

Mampu Mempercepat Penyembuhan Luka

Daun bidara bisa diaplikasikan langsung pada luka. Hal ini untuk mempercepat penyembuhannya. Daun bidara telah dipercaya sejak lama memiliki anti bakteri dan sifat intiinflamasi. Kandungan tersebut dapat menyembuhkan luka yang diakibatkan goresan, sayatan, maupun lecet.

Daun Bidara Sebagai Obat Wasir

Wasir bukanlah penyakit mematikan. Tapi, penyakit ini sangat mengganggu dan menyiksa. Sebagai alternatif, daun bidara bisa menjadi solusinya. Caranya adalah dengan meminum rebusannya secara rutin. Atau bisa juga dengan mengaplikasikannya secara langsung pada bagian anus yang telah membengkak.

Dipercaya Dapat Menurunkan Berat Badan

Gunakan daun bidara untuk menurunkan berat badan. Karena, daun ini terbukti dapat memberikan rasa lapar lebih lama dan membantu pembakaran lemak. Cara menggunakannya sangat mudah. Minumlah daun bidara yang sebelumnya direndam semalaman. Selain itu, bisa juga mengonsumsi teh daun bidara.

Sebagai Perawatan Rambut

Tidak hanya lidah buaya, ternyata daun bidara pun memiliki manfaat yang baik untuk rambut. Cara menggunakannya sangatlah mudah. Yaitu dengan merebusnya lalu mengaplikasikannya sebagai hair tonic. Daun bidara dipercaya dapat membuat rambut menjadi kuat, dan terhindar dari kerontokan dan kerusakan.

Dapat Digunakan untuk Membersihkan Tubuh

Daun bidara dipercaya dapat membersihkan tubuh secara maksimal. Sehingga, pada zaman dulu, daun ini sering digunakan sebagai sabun pada saat mandi. Di samping itu, daun bidara juga dipercaya bisa membantu para perempuan dalam mengatasi keputihan.

Dapat Melancarkan Haid

Selain bagus untuk keputihan, ternyata daun tersebut bagus juga untuk melancarkan haid. Daun ini terbukti mampu menyeimbangkan hormon yang menjadi penyebab siklus haid tidak teratur. Cara menggunakannya sangatlah mudah. Yaitu dengan meminum ekstrak daunnya. Demikian penjelasan tentang manfaat daun bidara. Untuk mendapatkan hasil optimal, Anda bisa mengolahnya sendiri di rumah. Sebaiknya gunakanlah jenis daun bidara yang tidak terpapar bahan kimia. Selain itu, jika Anda sedang menjalani pengobatan, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

5 Manfaat Daun Kelor dari Diabetes hingga Kulit

daun kelor untuk diabetes dan gula darah

Kita sering mendengar nama daun kelor namun masih banyak yang belum mengenalnya. Daun kelor memiliki daun yang kecil dan sering tumbuh disembarang tempat di Indonesia. Istilah dunia tidak selebar daun kelor ini bisa dianalogikan bahwa daun kelor itu kecil. Siapa sangka daun yang kecil ini punya banyak manfaat. Sampai sampai para ilmuwan menyebutnya sebagai Miracle Tree atau pohon ajaib. 

Penelitian tentang manfaat dari daun kelor baru intens dilakukan sejak tahun 1980. Penelitian dilakukan pada beberapa bagian dari tanaman ini. Yaitu daun, kulit batang, buah , biji dan akarnya. Organisasi kesehatan PBB menyarankan agar anak-anak secara rutin meminum/memakan daun kelor ini. 

Kandungan gizi dan nutrisi yang luar biasa dari tanaman ini yang banyak belum diketahui oleh orang orang. Diantaranya memiliki kandungan protein 2 kali lebih banyak daripada susu. Memiliki kandungan kalsium 4 kali lebih banyak dibandingkan susu, vitamin c 7 kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk. Memiliki kandungan potasium 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan pisang. Selain itu juga memiliki kandungan vitamin A yang 4 kali lebih banyak dibandingkan dengan wortel.

Banyak dilingkungan kita yang memberikan saran bahwa daun kelor sangat baik untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, faktanya belum ada penelitian yang mendukung ini. Sehingga konsumsi rutin untuk tujuan ini sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Berbagai kandungan gizi, nutrisi dan manfaat akan kami rangkum di bawah ini. Diantara manfaat daun kelor adalah :

Membantu menjaga dan menurunkan berat badan

Daun kelor sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Selain itu juga membantu untuk metabolisme tubuh sehingga kalori yang terbakar lebih optimal. Jumlah kalori yang terbakar lebih optimal sangat baik untuk menurunkan berat badan.

Obat alami untuk penderita diabetes

Kandungan protein nabati pada daun kelor juga tinggi. Dimana dalam 1 cangkir daun kelor mengandung jumlah protein yang sama dengan seratus gram daging-dagingan. Proses pembakaran kalori yang maksimal juga sangat baik untuk mengendalikan kadar gula di dalam darah. Resiko diabetes type 2 juga bisa dikurangi sebesar delapan belas persen dengan menggantikan lima gram  konsumsi protein hewani menjadi protein nabati.

Menjaga kesehatan kulit

Beberapa bagian dari tanaman kelor bisa dimanfaatkan untuk industri kecantikan. Salah satunya adalah bunga kelor. Tanaman kelor sangat baik untuk mencegah penuaan kulit. Terdapat lebih dari tiga puluh zat antioksidan yang membersihkan racun dari dalam tubuh serta baik untuk daya tahan tubuhBeberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa sumplementasi bayam dan daun kelor sangat signifikan untuk mencegah proses penuaan pada kulit.

Menjaga kesehatan mata

Tingginya kandungan vitamin A pada daun kelor sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Beberapa masalah pada mata seperti rabun dekat, rabun jauh, silinder dan katarak, resikonya bisa diminimalisir. Terapi ini juga bisa membantu penderita diabetes yang memiliki msalah pda matanya.

Baik untuk kesehatan tulang

Daun kelor baik untuk tulang dikarenakan kadar kalsim yang empat kali lebih banyak dibandingkan dengan susu. Kalsium ini sangat dibutuhkan oleh tulang. gangguan fungsi tulang seperti osteoporosis bisa dicegah sejak dini dengan konsumsi secara rutin dan anjuran dari dokter.

Menurut dosen UGM yakni Yosi Bayu Murti, daun kelor mengandung unsur flavonoid. Unsur flavonoid ini membantu menghasilkan air susu ibu yang lebih banyak. Selain itu juga protein nabati pada daun kelor akan menghasilkan air susu ibu yang bagus. 

Jika dibandingkan dengan bayam. Kandungan zat besi daun kelor lebih kaya. Dimana kandungannya adalah dua puluh lima kali lebih banyak dibandingkan bayam. Zat besi juga baik untuk ibu yang membutuhkan banyak zat besi saat melahirkan ataupun menstruasi.

Perlu juga untuk diperhatikan bahwasanya akar dan batang dari kelor dicurigai terdapat racun. Racun yang sangat membahayakan tubuh. Penelitian-penelitian tersebut terkait dengan manfaat dan dampak negatif kamu bisa survey pada link berikut.

Memanfaatkan cuka apel untuk antioksidan dan antibakteri

Menggunakan cuka apel untuk rambut

Apakah kalian tahu kalau apel bisa dibuat cuka? Ya, apel bisa dibuat cuka. Prosesnya , apel yang sudah cukup matang kemudian diperas. Dan diambil sari patinya kemudian dicampur dengan ragi. Proses fermentasi dengan ragi tadi menghasilkan cuka apel yang lezat. Nama lain dari cuka apel adalah vinegar. Kandungan nutrisi cuka apel diantaranya  asam asetat, vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin E, potasium, kalsium, dan magnesium. Cuka apel juga bermanfaat sebagai antioksidan dan antibakteri.

Selain sebagai antioksidan dan antibakteri, manfaat lainnya dari cuka apel adalah sebagai berikut:

Sebagai masker wajah dan obat jerawat

Kandungan antioksidan dan antibakteri pada cuka apel sangat baik untuk kulit kamu. Selain itu juga cuka apel sangat baik untuk menjaga keseimbangan PH kulit. Untuk membantu menghilangkan jerawat , kamu cukup mencampurkan cuka apel dengan air hangat. Dan dikonsumsi secara rutin setiap hari. Cuka apel memiliki sifat anti inflamasi yang membantu membuang racun dari dalam tubuh.

Mengendalikan kadar gula dalam darah

Cuka apel membantu mengendalikan gula darah dengan cara memperlambat proses insulin untuk memproses gula darah yang berlebih. Sehingga kita akan merasa lebih lama kenyangnya. Namun cuka apel jangan dijadikan sebagai cara utama mengendalikan dan mengontrol diabetes kamu. Diet yang sehat dan cukup adalah cara yang paling baik mengendalikannya.

Obat diare, asam lambung dan gangguan pencernaan

Karbohidrat yang tidak diproses karena mengkonsumsi cuka apel, akan menjadi makanan untuk bakteri baik di dalam tubuh. Sehingga sangat membantu untuk mengatasi diare, asam lambung dan gangguan pada pencernaan. 

Membantu diet dan menurunkan berat badan

Seperti yang dijelaskan sebelumnya terkait dengan pengendalian gula darah. Dengan kenyang lebih lama, cuka apel sangat baik sekali untuk membantu diet kamu. 

Selain beberapa manfaat di atas, kamu bisa mendapatkan beberapa hasil penelitian dari cuka apel berikut. Banyak penelitian yang telah membuktikan berbagai manfaat dari cuka apel dan terbukti secara ilmiah.

Negara Tiongkok adalah salah satu negara penghasil cuka apel. Hal ini tidak lepas dari sejarah vinegar yang konon katanya berasal dari tiongkok. Komposisi cuka apel dan air yang aman untuk dikonsumsi adalah 1 cuka apel digunakan bersamaan dengan 10 air. Maksudnya adalah 1 banding 10. Perlu diperhatikan juga jika anda menkonsumsi obat-obatan tertentu. Apakah cuka apel mengakibatkan efek negatif pada obat yang anda minum. Konsultasikan kepada dokter supaya lebih aman. Sama halnya dengan konsumsi jeruk nipis yang berlebihan, konsumsi cuka apel berlebih mengakibatkan gangguan gigi dan penceraan. Nah, kamu sudah taukan apa saja manfaat dan efek samping dari cuka apel. Saat ini cuka apel bisa kamu dapatkan dalam bentuk minuman siap saji. Kamu bisa membelinya di supermarket dekat rumah kamu. Ini contohnya

Jeruk nipis juga memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda dengan cuka apel. Kamu bisa membaca artikel tentang jeruk nipis pada link berikut