5 Manfaat Daun Kelor dari Diabetes hingga Kulit

daun kelor untuk diabetes dan gula darah

Kita sering mendengar nama daun kelor namun masih banyak yang belum mengenalnya. Daun kelor memiliki daun yang kecil dan sering tumbuh disembarang tempat di Indonesia. Istilah dunia tidak selebar daun kelor ini bisa dianalogikan bahwa daun kelor itu kecil. Siapa sangka daun yang kecil ini punya banyak manfaat. Sampai sampai para ilmuwan menyebutnya sebagai Miracle Tree atau pohon ajaib. 

Penelitian tentang manfaat dari daun kelor baru intens dilakukan sejak tahun 1980. Penelitian dilakukan pada beberapa bagian dari tanaman ini. Yaitu daun, kulit batang, buah , biji dan akarnya. Organisasi kesehatan PBB menyarankan agar anak-anak secara rutin meminum/memakan daun kelor ini. 

Kandungan gizi dan nutrisi yang luar biasa dari tanaman ini yang banyak belum diketahui oleh orang orang. Diantaranya memiliki kandungan protein 2 kali lebih banyak daripada susu. Memiliki kandungan kalsium 4 kali lebih banyak dibandingkan susu, vitamin c 7 kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk. Memiliki kandungan potasium 3 kali lebih banyak dibandingkan dengan pisang. Selain itu juga memiliki kandungan vitamin A yang 4 kali lebih banyak dibandingkan dengan wortel.

Banyak dilingkungan kita yang memberikan saran bahwa daun kelor sangat baik untuk ibu hamil dan menyusui. Namun, faktanya belum ada penelitian yang mendukung ini. Sehingga konsumsi rutin untuk tujuan ini sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. 

Berbagai kandungan gizi, nutrisi dan manfaat akan kami rangkum di bawah ini. Diantara manfaat daun kelor adalah :

Membantu menjaga dan menurunkan berat badan

Daun kelor sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan. Selain itu juga membantu untuk metabolisme tubuh sehingga kalori yang terbakar lebih optimal. Jumlah kalori yang terbakar lebih optimal sangat baik untuk menurunkan berat badan.

Obat alami untuk penderita diabetes

Kandungan protein nabati pada daun kelor juga tinggi. Dimana dalam 1 cangkir daun kelor mengandung jumlah protein yang sama dengan seratus gram daging-dagingan. Proses pembakaran kalori yang maksimal juga sangat baik untuk mengendalikan kadar gula di dalam darah. Resiko diabetes type 2 juga bisa dikurangi sebesar delapan belas persen dengan menggantikan lima gram  konsumsi protein hewani menjadi protein nabati.

Menjaga kesehatan kulit

Beberapa bagian dari tanaman kelor bisa dimanfaatkan untuk industri kecantikan. Salah satunya adalah bunga kelor. Tanaman kelor sangat baik untuk mencegah penuaan kulit. Terdapat lebih dari tiga puluh zat antioksidan yang membersihkan racun dari dalam tubuh serta baik untuk daya tahan tubuhBeberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa sumplementasi bayam dan daun kelor sangat signifikan untuk mencegah proses penuaan pada kulit.

Menjaga kesehatan mata

Tingginya kandungan vitamin A pada daun kelor sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Beberapa masalah pada mata seperti rabun dekat, rabun jauh, silinder dan katarak, resikonya bisa diminimalisir. Terapi ini juga bisa membantu penderita diabetes yang memiliki msalah pda matanya.

Baik untuk kesehatan tulang

Daun kelor baik untuk tulang dikarenakan kadar kalsim yang empat kali lebih banyak dibandingkan dengan susu. Kalsium ini sangat dibutuhkan oleh tulang. gangguan fungsi tulang seperti osteoporosis bisa dicegah sejak dini dengan konsumsi secara rutin dan anjuran dari dokter.

Menurut dosen UGM yakni Yosi Bayu Murti, daun kelor mengandung unsur flavonoid. Unsur flavonoid ini membantu menghasilkan air susu ibu yang lebih banyak. Selain itu juga protein nabati pada daun kelor akan menghasilkan air susu ibu yang bagus. 

Jika dibandingkan dengan bayam. Kandungan zat besi daun kelor lebih kaya. Dimana kandungannya adalah dua puluh lima kali lebih banyak dibandingkan bayam. Zat besi juga baik untuk ibu yang membutuhkan banyak zat besi saat melahirkan ataupun menstruasi.

Perlu juga untuk diperhatikan bahwasanya akar dan batang dari kelor dicurigai terdapat racun. Racun yang sangat membahayakan tubuh. Penelitian-penelitian tersebut terkait dengan manfaat dan dampak negatif kamu bisa survey pada link berikut.